PLC (Programable Logic Controller)

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Normal
0
false

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

PLC (Programable Logic Controller)

           Programable logic controller atau banyak orang menyebutnya dengan PLC, PLC ini adalah sebuah computer kecil yang mudah di gunakan untuk melakukan sebuah kendali alat alat listrik, PLC terdiri dari banyak sekali input dan output yang dapat di gunakan untuk mengendalikan kerja dari suatu benda, pada dasarnya PLC ini di buat untuk memudahkan manusia untuk mengerjakan suatu pekerjaan dengan mesin listrik.

PLC mempunyai beberapa part penting :

1.      Power Supply

Power supply adalah sebagai penyalur daya yang akan di gunakan untuk PLC. Biasanya power supply sudah menyatu di dalam PLC, tetapi terdapat juga PLC yang menggunakan power supply di luar dari pada PLC itu sendiri.

2.      Central processing unit ( CPU )

Central processing unit atau yang lebih familiar menyebutnya CPU, adalah sebuah otak dari sebuah PLC. CPU yang menjalankan beberapa operasi seperti : melakukan exekusi program, membaca data input, membaca data output, membaca dan menyimpan data dari memory, memanipulasi tugas, dan banyak yang lainya.

            Di dalam CPU terdapat beberapa memori. Memori di dalam CPU di bagi menjadi 2 memori yaitu memori yang mudah hilang dan yang tidak udah hilang. Memori yang mudah hilang yaitu memori yang di gunakan untuk menyimpan data untuk program (EEPROM / Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory). Dan terdapat juga memori yang tidak mudah hilang berfungsi untuk menyimpan memori dari system operasi PLC.

3.      Rangkaian Input PLC

Kemampuan suatu sistem otomatis tergantung pada kemampuan PLC dalam membaca sinyal dari berbagai piranti input, contoh senseor. Untuk mendeteksi suatu proses dibutuhkan sensor yang tepat untuk tiap-tiap kondisi. Sinyal input dapat berupa logika 0 dan 1 (ON dan OFF) ataupun analog.

Pada Jalur Input terdapat rangkaian antarmuka yang terhubung dengan CPU. Rangkaian ini digunakan untuk menjaga agar sinyal-sinyal yang tidak diinginkan tidak langsung masuk ke dalam CPU. Selain itu juga rangkaian ini berfungsi sebagai tegangan dari sinyal-sinyal input yang memiliki tegangan kerja yang tidak sama dengan CPU agar menjadi sama. Contoh Jika CPU menerima input dari sensor yang memiliki tegangan kerja sebesar 24 VDC maka tegangan tersebut harus dikonversi terlebih dahulu mendai 5 VDC agar sesuai dengan tegangan kerja CPU.

            4.    Rangkaian output PLC

       Suatu sistem otomatis tidak akan lengkap jika sistem tersebut tidak memiliki jalur output. Output sistem ini dapat berupa analog maupun digital.   Output analog digunakan untuk menghasilkan sinyal analog sedangkan output digital digunakan untuk menghubungkan dan memutuskan jalur, misalnya piranti output yang sering dipakai dalam PLC adalah motor, relai, selenoid, lampu, dan speaker.Seperti pada rangkaian input PLC, pada bagian output PLC juga dibutuhkan suatu antarmuka yang digunakan untuk melindungi CPU dari peralatan eksternal. Antarmuka output PLC sama dengan antarmuka input PLC.

 

Fungsi PLC

Saat anda belajar PLC, maka anda harus tahu dasar dasar PLC termasuk fungsinya. Sebenarnya jika anda tahu, sebenarnya fungsi PLC adalah tak terbatas, tergantung dari si pemakai PLC itu sendiri. Namun dalam prakteknya, fungsi PLC dapat dibagi menjadi dua, yakni fungsi umum dan fungsi khusus.

 

1. Fungsi Umum

Secara umum, PLC memiliki dua fungsi, yakni sebagai kontrol sekuensial dan monitoring plant. Fungsi kontrol sekuensial dapat diartikan sebagai penjagaan agar semua step atau langkah dalam proses sekuensial (pemrosesan input sinyal biner menjadi output) berlangsung dalam urutan yang benar dan tepat.

Sedangkan fungsi monitoring plant dapat diartikan sebagai proses memantau sebuah sistem (seperti temperatur, tekanan, tingkat ketinggian), lalu mengambil tindakan yang dibutuhkan sehubungan dengan proses yang telah dikontrol tadi, misalnya nilai sudah melebihi batas, atau menampilkan pesan tersebut ke operator agar mendapatkan tindak lanjut yang tepat. 

2. Fungsi Khusus

PLC memiliki fungsi khusus, yakni memberikan masukan atau input ke CNC (Computerized Numerical Control) untuk kepentingan pemrosesan lebih lanjut. Perlu diketahui bahwa CNC memiliki ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan dengan PLC. CNC biasanya digunakan untuk proses finishing, membentuk benda kerja, dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

Aplikasi PLC

Seperti yang kita ketahui bahwa cara kerja PLC adalah dengan cara mengamati masukan (melalui sensor-sensor yang ada), kemudian melakukan pengolahan serta tindakan yang sesuai degan kebutuhan, seperti menghidupkan atau mematikan keluarannya. Berdasarkan prinsip kerja PLC tersebut, berikut adalah beberapa aplikasi PLC dalam kehidupan sehati-hari.

  • Kontrol kualitas benda berdasarkan besar kecilnya
  • Pengatur nyala lampu lalu lintas.
  • Alat bantu pengepakan di pabrik
  • Perakitan sebuah barang secara otomatis.

Demikian informasi singkat mengenai pengertian, fungsi, dan aplikasi PLC. Semoga informasi yang kami sampaikan kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sampai jumpa dan jangan lupa bagikan artikel menarik ini kepada teman-teman anda,dll.

 

 

Disusun oleh :

1.      Pandu Wahyu Utomo (D4-SKL / Dinasty 22)

2.      Nico Ahmad Subakti (D4-SKL / Dinasty 22)

3.      Ramadhaniar Sekarsari (D3-TT / Dinasty 22)

Tags: No tags

Leave a Comment