Disusunoleh:

1.      Melly Syafrillia D3 TeknikListrik

2.      Uswatun Hasanah D3 Teknik Telekomunikasi

3.      Begum Nabiila D3 Teknik Telekomunikasi

4.      EchaMaoraFadilla D3 Teknik Telekomunikasi

 

 

 

Divisi Technopreneur Politeknik Negeri Malang

 

 

 

Apasih technopreneur itu?

 

Tentunya kalian sering mendengar kata “technopreneur” kan????. Nah, technopreneur sendiri merupakan gabungan dari dua kata yaitu technologi dan entepreneur.Secara umum kata technology digunakan untuk merujuk pada penerapan praktis ilmu pengetahuan ke dunia industri. Sedangkan entrepreneur yang merujuk pada seseorang atau agen yang menciptakan bisnis atau usaha dengan keberanian menanggung resiko dan ketidakpastian untuk mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang yang ada. Dari penjelasan itu dapat diambil kesimpulan bahwa technopreneur merupakan bagaimana cara mengoptimalkan pemanfatan teknologi yang semakin berkembang pesat menjadi sebuah peluang usaha yang menguntungkan dan menjanjikan ke depannya.

 

Keberhasilan dalam menjalankan tugas technopreneur saat ini tidak lepas dari kerjasama tim yang solid dan kreatifitas yang dituntut selalu up to date dengan perkembangan dunia IT. Semakin berkembangnya teknologi yang dan semakin canggih tecnology saat ini memaksa perusahaan untuk mengubah haluan menjadi lebih canggih dan modern, dan sesuai dengan tuntutan pasar.Karena sesungguhnya kekuatan terbesar dari para technopreneur adalah pada pemanfaatan teknologi. Keberhasilan tersebut taklepas dari sejauhmana produk yang dihasilkan dan mampu menjembatani antara perkembangan IT dengan kebutuhan pasar.Hal ini dapat dimanfaatan sebagai peluang usaha technopreneur.

 

Dalam technopreneur tidak semua hal mengalami kesuksesan. Sama dengan hal techopreneur lainnya masalah utama bidang technopreneur adalah tentang konsisten dan komitmen. Seorang technopreneur juga harus memiliki ide ide kreatif untuk mengembangkan usahanya. Inovasi, kemampuan di bidang IT dan kemampuan dalam berwirausaha merupakan hal yang wajib dimiliki oleh seorang technopreneur.

 

Di Politeknik Negeri Malang atau sering disebut kampus biru memiliki sebuah organisasi yaitu Workshop elektro. Dimana, dalam organisasi tersebut ada beberapa divisi diantaranya divisi technopreneur. Divisi technopreneur bergerak dibidang kewirausahaan yang bertujuan untuk membantudalamhal keuangan organisasi workshop electro dan jugasebagaiwadahpengembanganbakatberwirausaha.

 

Divisi technopreneur dibagi menjadi 2 subdiv yaitu: subdiv jasa dan subdiv produk

Subdiv Jasa bergerak dalam bidang jasa yaitu pelayanan dimana bentuk atau manfaatnya tidak didapatkan secara langsung melainkan berdasarkan tingkat kepuasan pelanggan atau konsumen. kerja yang ditawarkan oleh pihak lain untuk mengerjakan sesuatu.

Seperti: service hp, membuat running text, parabola hingga pembuatan website yang bekerjasama dengan divisi IT, melayani pembuatan video dan lain sebagainya.

Sedangkan, untuk subdiv produk yaitu bergerak dalam bidang jual beli barang atau jasa yang dapat diperjualbelikan untuk memenuhi kepuasan dan kebutuhan konsumen. Biasanya kita menjual barang yang diambil dari orang lain dan kita jual kembali dengan harga yang terjangkau. Kita sering jualan susu segar murni di Car Free Day dari pagi sampai siang hari. Baru-baru ini kami jualan roti goreng dikampus dengan memanfaatkan peluang bahwa setiap pagi mahasiswa kebanyakan belum pada sarapan. Kita juga jualan komponen-komponen eletronika yang dibutuhkan mahasiswa teknik elektro seperti; rasistor, dioda, transistor dan lain sebgainya.

Hasil uang yang didapat dari subdiv jasa dan produk digunakan untuk membantu pemasukan keuangan organisasi workshop elektro dan untuk divisi technopreneur sendiri.

Divisi technoprenuer sendiri bermanfaat untuk mengembangkan bakat entepreneur setiap anggota divisi technopreneur. Hal ini berguna untuk bekal saat sudah masuk dalam dunia kerja apalagi dijaman yang semakin canggih ini harus pandai memanfaatkan peluang menjadi usaha untuk mendapatkan keuntungan.selain itu juga menambah softskill bagi setiap anggota technopreneure tentunya selain skill kewirausahaan juga melatih manajamen pemasaran agar kelak nantinya mereka  dapat menciptakan atau mendapatkan lapangan pekerjaan  khususnya yang terkait dalam bidang tersebut.Dengan adanya divisi technopreneur ini diharapkan selain melatih softskill secara personal juga melatih kerjasama antar tim agar terobosan-terobosan usaha yang berbasis IT dapat berjalan sesuai dengan harapan dan nantinya lebih lanjut akan ada manfaat yang dapat dirasakan bukan hanya personal melainkan untuk masyarakat disekitarnya.

 

 


 

 

 

 

 

Categories: Technopreneur

Dinasty 22

Dinasty 22

pwnd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *